06/22/2017 09:29 AM
8 tahun Overstayer Siti kini hirup segarnya udara Kampung halaman
Bandarlampung, BNP2TKI (22/06)--Siti Masitoh, seorang perempuan asal Desa Sri Menganten Kec. Pulau Panggung Kab. Tanggamus Provinsi Lampung kini dapat menghirup segarnya udara Kampung halaman.
 
06/21/2017 03:52 PM
Apresiasi BRI untuk TKI Mudikkan TKI dari 6 Negara ke Kampung Halaman
Jakarta, BNP2TKI (21/6/17) Sulika (30) TKI asal Kotabatu Malang, berlinang air mata, tersedu bahagia karena selama 8 tahun bekerja di Hongkong, baru tahun ini berkesempatan untuk bisa berlebaran bersama keluarga.
 
06/21/2017 08:40 AM
149 TKI Korban PHK PT Maxim Birdnest Malaysia Peroleh Klaim Asuransi
Jakarta, BNP2TKI, Rabu (21/06/2017) Menindaklanjuti pertemuan antara Kepala BNP2TKI dengan Migrant Care terkait penyelesaian hak-hak korban PHK sepihak yang bekerja di Perusahaan Maxim Birdnest, Malaysia pada 12 Juni 2017 lalu, BNP2TKI bersama Asuransi Mitra TKI melakukan penyelesaian klaim asuransi bagi 149 TKI yang ditempatkan oleh PT Sofia Sukses Sejati, dari total 153 TKI yang terkena PHK massal dari perusahaan tersebut.
 
06/20/2017 10:03 AM
BNP2TKI-UNPAD Bekali 100 Mahasiswa Program P2TKI Melalui KKN Tematik
Jatinangor, BNP2TKI (20/6) -- Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bersama Universitas Padjadjaran (UNPAD) melakukan pembekalan informasi program penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P2TKI) melalui program pola kerjasama Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Pembekalan P2TKI dilakukan kepada 100 mahasiswa terpilih berbagai fakultas dari tanggal 17-18 Juni 2017 di Bale Sawala, Gedung Rektorat Universitas Padjajaran, Jatinangor.
 
06/19/2017 11:05 AM
40 Tahun Merantau Di Malaysia Saripuddin Tahir Bin Sampara Akhirnya Bertemu Keluarganya
Makassar, BNP2TKI, Selasa (20/06/2017) - Dalam sehari, Tim Perlindungan BP3TKI Makassar memulangkan dua TKI sakit di dua Kabupaten yang berdekatan, yaitu Bantaeng dan Bulukumba. Mereka adalah Akmal Sampara (35), TKI pengidap kusta daerah asal kab. Bantaeng, dan Saripuddin Tahir bin Sampara (64), TKI yang dinyatakan mengidap diabetes, gangguan pendengaran dan memiliki riwayat schizophrenia namun kondisinya sudah jauh lebih baik meski masih harus mengkonsumsi obat.